TANYA DOKTER HEWAN

5 Penyebab Stress Pada Kucing dan Anjing

5 Penyebab Stress Pada Kucing dan Anjing

5 Penyebab Stress Pada Kucing dan Anjing

“stress”, pasti kata ini sangat tidak asing. Bahkan mungkin kita menganggap semua yang tidak normal disebut stress.

Stress merupakan respon tubuh terhadap lingkungan atau kondisi yang tidak sesuai atau mengganggu kondisi normalnya. Secara tidak sadar, mungkin kita juga telah mengalami stress

Tidak hanya manusia, anjing dan kucing pun mengalami dapat stress.

5 Penyebab Stress Pada Kucing dan Anjing

Berikut 5 Penyebab Stress Pada Kucing dan Anjing:

#1 Lingkungan : berpindah ke tempat baru, suhu lingkungan yang tidak nyaman misalnya terlalu panas, terlalu dingin, kurang ventilasi,

#2 Perlakuan owner yang kurang tepat  memegang terlalu sering dan menyakiti, misalnya balita yang bermain dengan kucing maupu. Anjing, terkadang membuat tidak nyaman. Memandikan terutama untuk hewan yang tidak terlalu suka dengan air seperti kucing, atau anjing yang trauma dengan air. Handling atau memegang dengan posisi yang tidak benar Dan tidak nyaman, mengandangkan terus menerus.

#3 Perubahan pakan: perumahan pakan secara drastis bisa menyebabkan kondisi stress Dan gangguan pencernaan. Jadi perlu dilakukan bertahap.

#4 Keberadaan hewan lain : misalnya predator bertemu dengan mangsa nya (kucing Dan hamster, ANJING DAN KUCING, burung Dan kucing, kucing Dan mencit, Dan lainnya), atau mungkin hewan lain sejenis yang tidak cocok karakter nya cenderung ingin berkelahi Dan mendominasi satu sama lain. Rasio jantan betina yang tidak sesuai misalnya kelinci sebaiknya dalam satu kandang 1 pejantan 3 betina.

#5 Kondisi bunting : bisa menyebabkan tidak nyaman Dan stress akibat tekanan dari janin Dan perut yang membesar dan kondisi lain yang membuat kondisi tubuh tidak yaman.

5 Penyebab Stress Pada Kucing dan Anjing

Ciri-ciri hewan yang stress:

Kondisi stress ini pada waktu yg sebentar atau stress akut memang tdk berbahaya bahkan bermanfaat. Misalnya janin di dalam kandungan mengalami stress saat akan keluar dr rahim, kalau tidak stress , tidak akan terjadi kontraksi yang membuat induk mengejan agar janin keluar dari rahim.  Stress juga bermanfaat untuk hewan yang dimangsa agar bisa lari dari predatornya.

Tapi yang berbahaya adalah stress yng berkepanjangan (menahun), kronis (chronic stress). Tentu ini disebabkan faktor stress yang terus menerus terjadi. Misalnya berhari-hari dikandangkan tanpa diberi kesempatan bermain dan hidup bebas. Atau kucing terlantar di jalanan yang terus mendapatkan perlakuan buruk, sulit mencari makanan sangat mungkin mengalami stress.

Kenapa kalo stress gampang sakit?

Stress, salah satu penyebab kondisi daya tahan tubuh menurun Dan rentan terserang penyakit.

Stress dipengaruhi oleh hormon kortisol yang juga mempengaruhi sistem imun atau daya tahan tubuh. Kortisol secara alami dikeluarkan oleh pusat hormon saat kondisi stress. Efeknya menyebabkan kondisi tubuh jd merespon terhadap stressor jd tekanan darah meningkat, nafas lebih cepat, dan kondisi lainnya, juga menekan produksi sel pertahanan tubuh. Sehingga memang saat kondisi tubuh stress, akan sgt rentan dengan sakit akibat kurangnya sel pertahanan tubuh.

Sel pertahanan tubuh yang mengalami stress juga tidam responsif untuk melawan agen penyakit. Bahkan diproduksi nya lebih sedikit dari kondisi tubuh normal.

Bagaimana mencegah stress pada hewan peliharaan

Tentu sebisa mungkin membuat hewan peliharaan kita nyaman dan aman. Untuk kucing diperlukan tempat scratching, climbin, bermain, serta mencium bau alam misalnya diajak jalan jalan maupun menanamnya petgrass di Rumah.  Anjing setiap hari diajak bermain, jalan jalan.

Serta memenuhi 5 prinsip animal welfare (kesejahteraan hewan)

> Bebas dr rasa lapar dan haus  (hunger and thirst) : sediakan tempat yang bersih, jenis makanan sesuai dengan kebutuhan,

> Bebas untuk mengekspresikan kebiasannya (free to express natural behavior (kalau  tidak berencana di steril atau kastrasi, biarkan dia kawin dengan normal, jangan melarang kawin akan membuat ketidak seimbangan hormon dalam tubuh).

> Bebas dari rasa sakit, kesakitan, dan penyakit (free from pain, injury, disease) : bisa dilakukan dengan vaksinasi, rutin check up

> Bebas dari rasa takut, tidak aman (free from fear and distress) : jangan melakukan tindakan yang membuat takut Dan tertekan

> Bebas dari rasa tidak nyaman (free from discomfort)

Kalau pet happy dan sehat, kita juga happy dan sehat loh.
Healthy pet, healthy life 😃😃😃

 

*P.S Jika ada yang ingin ditanyakan/didiskusikan jangan sungkan bertanya melalui komentar di bawah ini ya.
Jangan lupa juga share artikel ini agar informasinya bisa bermanfaat bagi orang lain.

Drh Puspasari Respatiningtyas.
https://tanyadokterhewan.com