5 Tips Memilih hewan qurban Idul adha 1438 H (2017) – TANYA DOKTER HEWAN

5 Tips Memilih hewan qurban Idul adha 1438 H (2017)

5 Tips Memilih hewan qurban Idul adha 1438 H (2017)

Alhamdulillah bulan September 2017 ini masih dipertemukan dengan hari raya Idul adha. Saya mengucapkan selamat hari raya idul adha bagi seluruh muslim dunia :).

Hari raya idul adha bagi umat muslim merupakan salah satu momentum penting untuk melakukan kegiatan berqurban. Umat muslim di seluruh dunia berlomba-lomba mengambil kesempatan berqurban, bagi mereka yang mampu tentu event ini sangat dinantikan.

Hewan yang digunakan untuk berqurban di Indonesia yaitu kambing, domba, sapi, dan kerbau.

Memilih hewan qurban termasuk salah satu hal yang penting bagi muslim yang akan berqurban. Hewan qurban yang gemuk, sehat tentu menjadi kunci yang utama untuk agar qurban lebih maksimal.

Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan saat memilih hewan qurban?

Berikut 5 tips untuk memilih hewan qurban:

1. Pilih hewan qurban yang sehat

Hewan qurban yang dipilih tentu diutamakan hewan yang sehat.

Bagaimana mengetahui hewan qurban yang sehat?

  1. Hewan qurban akan aktif, ketika didekati akan mundur dan menghindar
  2. Hewan qurban memperlihatkan mata yang jernih dan berbinar, tidak sayu, tidak ada kotoran mata
  3. Hewan qurban tidak ada ingus atau lendir dari hidungnya
  4. Kulit tidak ada keropeng
  5. Nafsu makan baik (biasanya saat disodori rumput atau daun akan merespon)
  6. Bersih bagian pantat (anus) karena kotoran tidak lembek atau cair

Jika menemukan hewan yang sakit sebaiknya tidak dipotong atau ditunda pemotongannya karena cukup berbahaya kalau ternyata sakitnya dikarenakan penyakit infeksius yang bisa juga menular ke manusia (zoonosis).

Akan lebih baik jika ada label sehat ataupun surat keterangan sehat dari dokter hewan.. Biasanya beberapa hari sebelum hari raya akan ada pemeriksaan oleh dokter hewan dari dinas peternakan setempat.

Hewan Qurban yang telah diperiksa diberi cap sehat
(sumber : detik.com)

2. Pilih hewan qurban dengan massa otot yang cukup (tidak kurus)

Massa otot dikenal juga dengan daging, semakin banyak massa ototnya tentu akan semakin mahal harganya. Biasanya kita mengenal kondisi ini dengan kondisi gemuk, padahal hewan qurban yang dipilih tidak harus selalu gemuk namun bisa juga dipilih yang memiliki massa otot yang baik. Kalau patokannya gemuk, ada kambing yang memang secara genetik tubuhnya ramping karena tinggi sehingga tidak terlihat gemuk.

Yang perlu diperhatikan untuk mengetahui hewan dengan massa otot yang cukup yaitu :

  1. Penonjolan tulang punggung, hewan dengan massa otot yang baik tidak akan terlihat adanya penonjolan di tulang punggung nya. Pada domba dengan rambut yang tebal bisa dilakukan perabaan bagian punggung, saat diraba tidak langsung terasa tulang punggung, namun ada otot dan lemak yang melapisinya.
  2. Penonjolan pinggul , pada hewan yang kurus akan sangat terlihat jelas bagian pinggulnya. Pada hewan qurban dengan massa otot yang baik, tidak akan terlihat bagian pinggul, yang terlihat adalah bagian membundar dan tebal di pinggul.
  3. Tulang iga, pada hewan qurban yang memliki massa otot yang sedikit akan terlihat tulang iga nya, berupa garis-garis tulang di daerah dada.

Hewan qurban dengan massa otot yang cukup biasanya akan terlihat lebih bundar  dan padat bahasa awamnya “sekel”.

Kambing untuk qurban yang baik (sumber : agrinak.com)

3. Pilih hewan qurban yang cukup umur

Usia hewan qurban yang dipilih pada kambing dan domba diatas 1 atau 1.5 tahun, pada sapi dan kerbau diatas 2 tahun. Penentuan usia hewan qurban bisa dilihat dari bentuk gigi nya yang sudah tanggal dan berganti.

Gigi susu pada hewan qurban akan terlihat ukurannya serupa dengan warna lebih putih, sedangkan ketika sudah berganti bentuknya akan lebih besar dan berwarna lebih kuning.

Sapi cukup umur (lebih dari 2 tahun), gigi sudah berganti gigi permanen (Sumber : detik.com)

4. Pilih hewan jantan dengan testis yang turun sempurna

Hewan qurban yang dipilih sebaiknya hewan yang jantan dengan testis (buah zakar) yang turun sempurna. Pada hewan qurban jantan akan terlihat testis yang menggantung dengan bentuk yang simetris kiri dan kanan. Sebaiknya tidak memilih hewan qurban dengan testis yang tidak turun ataupun turun hanya satu testis karena termasuk kategori cacat.

5. Pilih hewan yang tidak cacat

Tentu kita ingin memberikan yang terbaik kan saat momen spesial? Jadi, usahakan pilih hewan qurban yang fisiknya baik dan sempurna, tidak mengalami kecacatan.

Cacat perlu dibedakan dengan cedera, karena beberapa kondisi bisa ditemukan kambing atau domba yang beradu menyebabkan patahnya tanduk. Pada kondisi ini perlu dipertimbangkan lagi karena bukan termasuk cacat tapi cedera, selama kondisi fisiknya baik dan sehat masih bisa dijadikan hewan qurban. Ada juga yang berpendapat makruh, sehingga tetap diutamakan yang fisiknya sempurna terlebih dahulu. Cacat yang dimaksud adalah cacat yang lama terjadi (bisa dari lahir) dan tidak sembuh selama waktu qurban. Misalnya mata kambing buta (bisa di cek saat dipegang matanya tidak ada respon kedip), kaki pincang sudah lama, bentuk kaki tidak sempurna, testis tidak turun dan tidak simetris, lumpuh tidak bisa berdiri.

Bagi muslim yang berkesempatan berqurban jangan sampai kesempatan ini berlalu begitu saja ya. Pilih hewan qurban yang terbaik sehingga penerima qurban pun senang.

 

 

 

 

2 comments

Dok kucing saya muntahnya kuning, dan dia poop sembarangan, dia lemes gamau main, sama bulunya rontok parah. Itu gimana dok?

Leave a Reply

*