Mengapa anjing dan kucing keluar kotoran berdarah? Ini 5 Penyebab kotoran berdarah pada anjing dan kucing – TANYA DOKTER HEWAN

Mengapa anjing dan kucing keluar kotoran berdarah? Ini 5 Penyebab kotoran berdarah pada anjing dan kucing

Mengapa anjing dan kucing keluar kotoran berdarah? Ini 5 Penyebab kotoran berdarah pada anjing dan kucing

Pernah mendapatkan darah pada kotoran hewan peliharaan?

Tentunya adanya darah di kotoran merupakan hal yang tidak normal pada kotoran anjing dan kucing.

Kondisi darah yang berada dikotoran adalah tanda bahwa sedang ada luka, iritasi,  maupun peradangan  di sistem pencernaan anjing dan kucing.

Adanya darah pada kotoran bisa juga dikenal dengan Hematochezia (jika keluar darah segar), serta Melena (jika darah berwarna gelap) . Warna darah pada kotoran pun menunjukkan lokasi terjadinya pendarahan. Misalnya, warna darah segar kemungkinan terjadi luka daerah anus maupun rektum dan usus besar bagian belakang.

Warna kotoran merah darah pada anjing dan kucing
(sumber ettinger 2017)

Warna darah merah maroon dan hitam menunjukkan terjadi perlukaan pada bagian usus halus.

Pemeriksaan lanjutan oleh dokter hewan sangat diperlukan secepat mungkin agar dapat ditentukan penanganan yang tepat.

Apa yang menyebabkan anjing dan kucing mengeluarkan kotoran berdarah?

5 Hal ini bisa menyebabkan kotoran berdarah pada anjing dan kucing :

1. Infeksi agen penyakit

Agen penyakit seperti parasit dalam sel yaitu coccidia dan giardia akan menyerang sistem pencernaan sehingga menimbulkan peradangan dan melukai usus yang menyebabkan pendarahan.

Bakteri juga bisa menyebabkan kotoran berdarah pada anjing dan kucing, salah satu nya yaitu infeksi bakteri Campylobacter . Bakteri ini juga bisa menyebabkan diare pada manusia.

Virus parvo pada anjing dan panleukopenia pada kucing menyebabkan perlukaan pada saluran cerna sehingga anjing dan kucing yang terkena infeksi ini akan mengeluarkan kotoran berdarah disertai bau amis yang menyengat.

Selain infeksi virus dan parasit di usus, kotoran berdarah juga bisa disebabkan oleh infeksi cacing. Cacing kait (whipworm) dan cacing tambang (Hookworm), menempel dengan kuat di usus anjing dan kucing yang menyebabkan perlukaan di usus.  Jika kondisi infeksi nya parah menyebabkan pendarahan, anemia, dan lemas pada anjing dan kucing.

2. Alergi makanan 

Jika makanan baru saja diganti, bisa saja saluran cerna mengalami gangguan. Pada beberapa kasus bisa menyebabkan iritasi di saluran cerna terutama usus. Salah satu yang terjadi yaitu adanya darah pada kotoran. 

3. Penyakit saluran cerna 

Anjing dan kucing bisa mengalami gangguan saluran pencernaan, salah satunya adalah Inflammatory Bowel disease atau Inflammatory Bowel Syndrome. Kondisi ini terjadi secara kronis (menahun/dalam waktu yang lama) yang penyebabnya beragam dan multifactor, sehingga penyebab utamanya terkadang tidak diketahui. Namun gejalanya merujuk pada gangguan di saluran cerna seperti diare yang berkepanjangan, muntah, serta kotoran berdarah.

Terkadang, kondisi ini juga disebabkan oleh daya tahan tubuh ataupun stress yang berkepanjangan sehingga berdampak juga pada kondisi saluran cerna yang terganggu.

Selain IBD, bisa juga disebabkan oleh gangguan di usus misalnya usus mengalami kondisi terputir (volvulus) dan masuknya bagian usus satu ke bagian lainnya (intussuceptio). Kedua kondisi ini bisa menyebabkan luka di usus sehingga kotoran berdarah.

Luka di saluran cerna seperti usus besar dan anus bisa juga menyebabkan adanya darah di kotoran.

4. Keberdaan Tumor maupun kanker 

Tumor dan kanker pada saluran cerna sangat mungkin terjadi, jika tumor pada anjing dan kucing berkembang menjadi besar dan bersifat kanker sangat mungkin sewaktu waktu tumor pecah (ruptur)  dan menyebabkan pendarahan di saluran cerna .

5. Heat stroke (sengatan) pada anjing dan kucing

Heat stroke pada anjing dan kucing bisa terjadi ketika anjing dan kucing dibiarkan lama dalam suasana dan lingkungan yang sangat panas. Anjing dan kucing yang terpapar panas dalam waktu yang lama dapat mengalami heat stroke karena anjing dan kucing memiliki keterbatasan untuk meregulasi (mengatur suhu tubuhnya). Anjing dan kucing tidak bisa mengeluarkan panas dari keringat, anjing hanya bisa melakukan panting (mengambil nafas sambil terengah-engah), sementara kucing akan cenderung menjilati tubuh berlebihan.

Kondisi tubuh yang terlalu panas menyebabkan anjing dan kucing dehidrasi, oksigen ke jaringan dan sel berkurang. Bahkan menyebabkan kelainan di sistem darah, sehingga darah sulit beku, pada beberapa organ termasuk saluran cerna bisa juga menyebabkan kotoran berdarah dan diare berdarah.

 

*Pada anjing betina yang sudah birahi dan masih produktif (tidak steril). Perlu juga diperhatikan kemungkinan sedang loop (birahi) sehingga keluar darah di vagina. Terkadang menyebabkan juga adanya darah di kotoran karena bercampurnya darah vagina dan kotoran. Tentu untuk anjing betina yang birahi, gejala-gejala birahi akan jelas terlihat. 

Bagaimana mengatasi anjing dan kucing dengan kotoran berdarah? 

Bagi pemilik, jika anjing dan kucing mengeluarkan kotoran yang berdarah. Jangan panik, amati terlebih dahulu secara seksama. Pastikan darah keluar dari anus, bukan dari vagina maupun adanya luka sekitar anus.

Jika memang sudah jelas terlihat darah dan kotoran, maka perlu juga untuk memperhatikan hal lainnya, yaitu :

  1. Nafsu makan anjing dan kucing 

Anjing dan kucing dengan kotoran berdarah yang bisa mengalami penurunan nafsu makan terutama jika penyebabnya ada gangguan di usus, luka di usus, maupun infeksi. Jika ada infeksi, penurunan nafsu makan akan disertai dengan demam dan gejala lainnya seperti muntah serta diare yang parah.

2. Aktifitas anjing dan kucing

Jika mengalami diare yang parah disertai adanya darah, anjing dan kucing akan cenderung lemas dan tidak mau beraktiftas. Terutama jika disertai muntah, anjing dan kucing bisa mengalami dehidrasi (kekurangan cairan).

3. Ekspresi saat mengejan pada anjing dan kucing 

Normalnya, anjing dan kucing dengan kotoran yang normal, tidak ada gangguan akan mengeluarkan kotoran dengan ekspresi mengejan yang wajar. Setelah mengejan, akan terlihat ada kotoran yang keluar. Namun, pada anjing dan kucing yang mengalami luka di rektum dan anus, akan mengalami kesakitan saat mengejan. Tak jarang menyebabkan juga konstipasi (sembelit) karena rasa sakit.

4. Bentuk dan warna kotoran 

> Konsistensi kotoran (lembek atau tidaknya kotoran) 

Lihat konsistensi dari kotorannya, normalnya kotoran yang baik akan berbentuk, sedikit lembab, baunya normal.

 Infeksi agen penyakit biasanya meninggalkan kotoran yang cair dengan sedkit darah.

Tetapi jika konsistensi sangat keras, kemungkinan mukosa dari rektum luka sehingga darah ikut keluar dengan kotoran.

Mau tau bentuk feses (kotoran) bisa cek artikel ini ya : mengenali bentuk feses anjing dan kucing 

>Darah dan warna kotoran 

Hal ini penting untuk menentukan kemungkinan penyebab kotoran berdarah dan keparahhan kondisinya.  

Jika warna merah cerah dan hanya sedikit, kemungkinan darah berasal dari rektum atau daerah sekitar anus

 

Sedangkan jika darah berwarna kehitaman bisa jadi darah berasal dari lambung atau usus dan infeksi telah meradang, biasanya disertai dengan bau yang amis dan menyengat.

Kotoran anjing dan kucing berwarna hitam
(sumber: Ettinger 2017)

5. makanan/minuman

Lihat makanan dan minuman yang sebelumnya dikonsumsi.

Jika makanan memang dirubah, bisa jadi hewan alergi terhadap kandungan makanan.

Minum air dari tempat yang kotor bisa juga terkontaminasi parasit, sehingga menyebabkan anjing dan kucing diare berdarah. 

6. Kemungkinan adanya cacing atau benda lain pada kotoran 

Saat memperhatikan kotoran yang ada darahnya, lihat apakah ada benda lain yang umumnya tidak ada.

Dalam kasus infeksi bakteri, seringkali didalam kototran terdapat lendir hasil dari infeksi bakteri.

Pada infeksi cacing tertentu, cacing dewasa akan terlihat didalam kotoran.

 

  • Memberikan makanan yang teksturnya lembut dan baunya menyengat bisa juga dilakukan agar kucing nafsu makan, namun tetap perlu diperhatikan kondisi lebih lanjut. Minum air yang matang (sebaiknya) dan layak minum juga bisa mengurangi kontaminasi parasit penyebab infeksi.

 

  • Perlu diperhatikan beberapa penyebab infeksi bisa juga menular atau ditularkan oleh manusia. Jadi sebaiknya jangan lupa mencuci tangan sebelum dan sesudah menangani anjing dan kucing sakit.

 

  • Jika memang infeksi telah diidentifikasi disebabkan oleh virus, maka perlu pembersihan kandang dan lingkungan dengan menggunakan disinfektan.

 

  • Dokter bisa saja melakukan pemeriksaan lanjutan dengan mikroskop, ronsen, usg, pemeriksaan darah tergantung kondisi anjing dan kucing.

 

Kotoran berdarah pada anjing dan kucing perlu segera mendapatkan penanganan dokter hewan. Keberadaan darah yang terus menerus di kotoran disertai dengan gejala demam, tidak nafsu makan, dan muntah akan menyebabkan kekurangan darah dan cairan. Sebelum terlambat sebaiknya bawa ke dokter hewan terdekat.

 

Referensi :

Ettinger SJ, Feldman EC, Cote E. 2017. Textbook of veterinary internal medicine 8th edition. Elsevier

Nelson RW, Couto CG.2014. Small animal internal medicine 5th edtion . Elsevier

Steiner JM(editor). 2008. Small animal gastroenterology. Schlu?tersche: german

 

 

 

 

26 comments

assalamualaikum. dok, saya mau bertanya.
saya memiliki kucing jantan (sudah dewasa), anak persilangan kucing anggora dan kucing kampung. sudah hampir 3 hari ini kucing saya tidak nafsu makan, lemas, sering menyendiri/bersembunyi menjauh, terkadang saya suka perhatikan matanya warna hitam dimatanya kadang menutup/mengecil, sulit BAB. dan saat semalam saya perhatikan saat ingin bab bukan pup yang keluar melainkan darah, saya sungguh takut dan kasihan melihatnya. itu kenapa ya, dok? dan bagaimana cara penanganannya? terimakasih. mohon jawabannya dokter.

sebaiknya jika 3 hari nafsu makan menurun, segera periksakan ke dokter. dikhawatirkan kalau dibiarkan kucing mengalami dehidrasi.

Malam dok.. mau tanya udah 2x anjing saya BAB dan ada darah di kotorannya, tapi darah itu muncul setelah kotoran terakhir yg keluar, pada saat mengejan anjing saya teriak sprti kesakitan.. mohon bantuannya dok.. obat apa yang harus saya berikan.. trims

Perlu dilakukan pemeriksaan dulu, bs d cek juga apakah mmg ada luka padaa daerah anus. Atau mmg pup nya keras, jd melukai anus

Malam dok, kucing saya baru melahirkan 3 hari yang lalu, dan dari dua hari yg lalu anusnya mengeluarkan darah segar berwarna merah setelah buang air besar tapi kucing saya tetap bisa makan dan minum seperti biasanya hanya saja dia minum lebih banyak dari biasanya. Kucing saya punya riwayat cacingan. Tapi obat cacing tetap rutin saya berikan 2 bulan sekali. Apa pendarahan diakibatkan infeksi cacing dok dan bagaimana cara menanganinya?

Perlu diperhatikan apakah memang keluar darah dari anus atau dari vagina. Letaknya kan berdekatan. Bs saja bercampur kotoran dengan darah dari vagina. Masih normal kalau darah keluar dari vagina pasca melahirkan, selama tdk banyak, tidak bau.

Malam dok,
Saya punya kucing, berdarah setelah pup, makan normal, aktivitas juga normal. Tetapi setelah pup mengeluarkan darah. Bukan darah segar, darah bercampur air sehingga agak berwarna pink.
Itu kenapa ya dok?

Perlu diperhatikan lebih detail, apakah darahnya bercampur dgn pup, atau darahnya setelah pup. Cek juga anusnya, ada luka atau gak. Cek pipisnya.

Dok aku mau tanya, kucing aku cewe cowo, persia flate nose, keluar darah dari dubur nya, tapi darah nya hanya setetes saja tidak banyak, itu kenapa ya dok sebabnya, dan cara penyembuhannya gimana? Trimakasih

selamat siang dok,
anjing saya pomeranian betina umur 10 tahun, dalam beberapa hari ini berak disertai darah dan sesekali muntah ( tidak berdarah), nafsu makan hilang.
saya sudah bawa ke dokter , di cek parvo dan cek bakteri negatif, terus coba di usg tidak terlihat apa2 dan terakhir dengan x-ray juga tidak terlihat penyebab perdarahan, sudah 2 hari terakhir dirawat dan diberi suntikan antibiotik tapi sampai terakhir masih bab berdarah.
itu kenapa dan bagaimana cara pengobatannya, terimakasih

Apakah dilakukan pemeriksaan darah? Baiknya diskusikan juga untuk pemeriksaan darah lanjutan jika mmg diperlukan. Untuk menanyakan kondisinya saya sarankan tanyakan dan diskusikan dgn dokter yg melakukan penanganan krn beliau tentu lebih paham kondisinya scr langsung.

Siang dok, kucing saya cacingan dok. Udh di kasih obat cacing dan cacingnya udh keluar melalui bab tapik kok masih mencret ya. Udah hampir 2 minggu setelah saya kasih obat cacing dan mencretnya ga sembuh2 malah makin parah sekarang malah bercampur darah dan lendir. Baunya amis lg. Mohon infonya dok terima kasih

Sebaiknya perlu d cek langsung ke dokter. Bs jadi tdk hanya infeksi cacing saja, mungkin ada infeksi amoeba, bakteri, maupun parasit lain.

Dok saya mau tanya, saya baru adopt kucing 2 hari. Dia pup nya encer lembek dan ada darahnya knp ya dok. Usianya 2 bulan, apakah karena ganti makanannya? Memang kmrn sblm saya adopt kucing makannya merk Meo tp sering nya makanan basah, dan setelah saya adopt saya kasih makan equil kitten. Kucingnya sudah di beri obat cacing. Apakah karena ganti pakan kemudian bisa buat berdarah dok? Soalnya kucing saya yg lain jika ganti pakan hanyalembek saja tanpa ada darahnya. Posisi kucing skr masih mau makan wajar, dan minum masih mau. Mohon tanggapannya dok. Terima kasih

Kalau iritasi akibat pergantian pakannya berlebihan bisa saja membuat berdarah. Tp perlu dievaluasi lagi dilihat warna merahnya, apakah merah darah segar, darah kecoklatan, atau kehitaman. Sebaiknya jika mengganti pakan perlahan2 saja, dicampur pakan laka dgn pakan baru.

Halo dok. Sudah sekitar 3 hari, anjing saya golden male 4thn, pupnya lembek dan juga ada darahnya. Kondisinya selalu lahap makan dan selalu ceria. Mohon tanggapannya dok, apakah kondisi spt ini bisa dikatakan parvo? Karena anjing saya tidak muntah dan suhu badannya sama seperti jika ia dalam keadaan biasanya. Kebetulan di anusnya tidak ada tanda2 berdarah. Trims, dok

Perlu diperhatikan gejala lain serta riwayat vaksinasi nya juga. Untuk menentukan diagnosanya tentu perlu juga dikonsultasikan langsung dan diperiksakan ke dokter. Tapi kondisi anjing dgn kotoran tdk normal, perlu menjadi perhatian bagi pemilik. Diperhatikan 1-2 hr kedepan, tdk perlu menunggu parah, perlu segera konsultasikan ke dokter.

dok, baru sja kucing saya pup dan ada sedikit darah segar disekitar pup. kondisi kucing saya saat ini masih aktif dan mau makan dan minum. umur kucing saya sekrang 7 bulan. baru sy adop 1 bulan yg lalu dan blm sy beri obat cacing. sebulan yg lalu baru vaksin yg pertama. kenapa ya? terimakasih

Bisa diberikan obat cacing jika memang belum pernah diberi obat cacing. Penyebab pup berdarah sdh dijelaskan di artikel.

Dok mau bertanya. Kucing saya betina pupnya selalu ad darahnya kadak tidak ada darah tapi sering ada darahnya seperti lendir merah cerah. Dulu karna ganti makanan pupnya berdarah tapi saya ganti yang biasanya dia makan tapi tetap saja pupnya ad darahnya dan tiba2 badannya ada jamur n kutu. Nafsu makan masih normal bisa dikatakan rakus. Kira2 apa ya penyebabnya dok.

Bisa dibaca di artikel beberapa penyebab kotoran berdarah, dari pakan jarang terjadi, lebih sering dari adanya infeksi parasit maupun cacing.

pagi dok, saya punya anjing siberian husky udah 4 hari dia diare dan sempat tidak diare juga 2x teksturnya biasa, tapi saat diare 2x bab nya berdarah, anjing saya masih bisa makan dan minum dengan baik, tapi tidak mau di ajak jalan2 keluar rumah, kalo main main di rumah dia juga seperti biasa aktif

Perlu dicek kembali status vaksinasi, pemberian obat cacing. Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter jika memang lebih dari 4 hari mengalami pup yang lembek.

pagi dok, saya mau bertanya anjing saya kemarin bab-nya ada darah, dan tadi pagi anjing saya buang air kecil, ada darahnya juga.
saya minta tolong untuk informasi obat dan cara penangannya dok, terima kasih.

Untuk pengobatan perlu dilakukan pemeriksaan dulu, bisa dibaca di artikel penyebabnya kan beragam, perlu dipastikan juga apakah memmang darahnya dari anus atau mungkin ada luka lain

Leave a Reply

*